Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Luka Raga dan Jiwa





Sejuta kata yang kau renggut
masih saja terngiang di getir rambutku
sehelai napas yang kian merajang
ketakutan dan luka membara

Raja, aku tertunduk lesu
Tuhan, aku mengharap ampunan
luka kini masih menerjang
tubuhku terlentang di pembaringan

Luka yang dia tanam
masih terpaku di dalam kalbu
bukan luka memar sekarang
luka hati, dan Tuhan yang mengerti

Posting Komentar untuk "Luka Raga dan Jiwa"